Rumput vetiver (Chrysopogon zizanioides) merupakan tanaman dengan sistem perakaran yang dalam dan rapat, menjadikannya solusi inovatif dalam mitigasi bencana tanah longsor, konservasi tanah, serta remediasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas vetiver dalam memperkuat stabilitas tanah, menyerap polutan, serta menganalisis prospek budidaya dan pengembangannya di masyarakat. Metode yang digunakan mencakup kajian literatur serta analisis biaya budidaya per meter persegi untuk memastikan kesiapan teknologi dan ekonomi dalam implementasi vetiver. Hasil menunjukkan bahwa vetiver dapat menurunkan risiko erosi secara signifikan, meningkatkan kualitas tanah, serta memiliki nilai ekonomi melalui produk turunannya seperti minyak atsiri. Selain itu, biaya budidaya vetiver tergolong rendah karena tidak memerlukan perawatan intensif. Dengan keunggulan ekologis, ekonomis, serta kemudahan dalam penerapan, vetiver berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai solusi berbasis alam dalam pengelolaan lingkungan dan mitigasi bencana. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi lebih lanjut kepada masyarakat serta dukungan kebijakan agar implementasi tanaman ini semakin luas dan optimal.