Tuberkulosis (TBC) merupakan masalah kesehatan global yang serius, dengan Indonesia berada di peringkat ketiga dunia dalam jumlah kasus. Pada tahun 2022, Indonesia mencatatkan sekitar 824.000 kasus TBC dengan 93.000 kematian per tahun. Penyakit ini paling banyak menyerang kelompok usia produktif, terutama antara usia 45 hingga 54 tahun. Untuk mengatasi masalah ini, Indonesia berkomitmen mencapai eliminasi TBC pada tahun 2030 melalui berbagai strategi yang tercantum dalam Rencana Aksi Nasional, termasuk peningkatan akses layanan, pengobatan, dan teknologi medis.
Di tingkat nasional, Indonesia menargetkan penurunan insiden TBC menjadi 65 kasus per 100.000 penduduk pada tahun 2030, dengan harapan dapat mengurangi kematian akibat TBC hingga 90% pada tahun 2030. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Boyolali juga turut berkomitmen untuk menanggulangi TBC, dengan penemuan kasus yang masih cukup tinggi, yakni 49,4 per 100.000 penduduk pada tahun 2022. Oleh karena itu, Kabupaten Boyolali menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan TBC untuk periode 2024-2030, yang akan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, dalam upaya mewujudkan eliminasi TBC di tingkat lokal.