Tokoh masyarakat menceritakan bahwa Desa Mojo konon berasal dari kisah seorang pemuda yang merupakan murid dari Ki Ageng Henis. Beliau bernama Singo Kerto Dongso yang melalang buana mencari padepokan sebagai tempat tinggal. Akhirnya menemukan sebuah hutan rimbun yang banyak tumbuh pohon Mojo. Singo Kerto Dongso tertarik dengan buah Mojo dan berniat untuk memecahkannya, tetapi sangat sulit untuk dipecah. Sudah diusahakan dengan berbagai cara belum berhasil juga. Sebagai orang yang digdaya beliau memecahkan buah Mojo dengan ilmunya yaitu Ilmu Caraka. Setelah membaca ilmu tersebut sampai pada huruf MO, buah itu hancur. Tempat yang digunakan memecah buah tersebut diberi nama Padepokan Mojo.