Sampai saat ini keberadaan makanan tradisional Boyolali masih tetap bertahan meskipun di era
globalisasi telah berkembang makanan siap saji atau “fast food”. Keberadaan makanan tradisional
sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Boyolali harus tetap dijaga kelestariannya dan
merupakan aset budaya yang mempunyai nilai tambah ekonomi. Penulisan tentang makanan
tradisional masyarakat Boyolali ini dilakukan sebagai upaya pendokumentasian kekayaan
budaya bangsa agar tetap dikenal dan diketahui oleh warga masyarakat antar generasi.