Desa Tegalsari terbentuk karena dahulu kala ada pengikut Kanjeng Sunan Kalijogo yang sedang berdiam di desa Tegalsari tepatnya di pinggir tegal atau sawah. Di tempat itu mereka berdiskusi membahas tentang perang gerilya melawan Belanda dalam mengantar Pangeran Diponegoro. Hingga kini, tempat yang digunakan untuk beristirahat para pengikut Kanjeng Sunan Kalijaga masih ada jejaknya yaitu punden yang terdapat di pinggir desa Tegalsari. Dari diskusi tersebut maka tercetus Desa Tegalsari.
Tidak diketahui oleh banyak orang, desa ini memiliki potensi alam berupa sungai yang indah, area persawahan yang berada di lembah gunung, goa, lorong yang diapit oleh gunung, dll. Maka tidak heran jika Desa Tegalsari tercatat dalam 45 desa wisata yang ada di Kabupaten Boyolali dan telah disahkan oleh Bupati.