Pembelajaran agama diharapkan mampu menambah wawasan keagamaan,
mengasah keterampilan beragama dan mewujudkan sikap beragama siswa
yang utuh dan berimbang yang mencakup hubungan manusia dengan
Penciptanya, sesama manusia dan manusia dengan lingkungannya. Untuk itu,
pendidikan agama perlu diberi penekanan khusus terkait dengan penanaman
karakter dalam pembentukan budi pekerti yang luhur. Karakter yang ingin kita
tanamkan antara lain: kejujuran, kedisiplinan, cinta kebersihan, kasih sayang,
semangat berbagi, optimisme, cinta tanah air, kepenasaran intelektual, dan
kreativitas.
Buku Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Kelas II ini ditulis dengan
semangat itu. Pembelajarannya dibagi dalam kegiatan-kegiatan keagamaan
yang harus dilakukan siswa dalam usaha memahami pengetahuan agamanya
dan diaktualisasikan dalam tindakan nyata dan sikap keseharian yang sesuai
dengan tuntunan agamanya, baik dalam bentuk ibadah ritual maupun ibadah
sosial.